Sarana & Prasarana Sekolah Rakyat Kalimantan Utara — Fasilitas Boarding Modern
Sarana dan prasarana Sekolah Rakyat Kalimantan Utara: asrama siswa dan guru, ruang kelas modern, laboratorium, perpustakaan, fasilitas olahraga, dan infrastruktur pendukung. Didukung APBN dan kemitraan swasta.
Sarana dan Prasarana Sekolah Rakyat
Arahan Presiden
Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan tegas terkait pengembangan 200 Sekolah Rakyat yang menjadi fokus utama dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan bagi masyarakat kurang mampu:
- 100 Sekolah Rakyat dibangun dengan dana APBN didukung penuh oleh Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU)
- 100 Sekolah Rakyat lainnya dibangun melalui dukungan swasta, serta kolaborasi dengan Kemensetsneg dan KemenBUMN
Fasilitas Utama
Asrama (Boarding Facilities)
- Kamar tidur siswa berkapasitas optimal dengan ventilasi baik
- Kamar tidur dan rumah dinas guru
- Ruang makan bersama dengan gizi seimbang 3× sehari
- Fasilitas sanitasi dan kamar mandi yang layak
- Ruang ibadah (musholla/masjid/kapel)
Ruang Belajar
- Ruang kelas dilengkapi sarana belajar modern
- Laboratorium IPA (Fisika, Kimia, Biologi)
- Laboratorium Komputer dengan akses internet
- Perpustakaan dengan koleksi buku lengkap
- Ruang kreativitas dan seni
Fasilitas Penunjang
- Lapangan olahraga multifungsi
- Ruang UKS (Unit Kesehatan Sekolah)
- Ruang konseling dan pengembangan diri
- Area pertanian/perkebunan untuk pendidikan vokasi
- CCTV dan sistem keamanan 24 jam
Sebaran Sekolah Rakyat Tahap Pertama
Pada tahap awal, Sekolah Rakyat tersebar di berbagai wilayah strategis Indonesia:
- Sumatera — 13 lokasi termasuk Aceh, Medan, Padang, dan Bengkulu
- Jawa — 34 lokasi meliputi Jakarta, Bekasi, Bogor, Bandung, Malang, Banyuwangi, dan Surabaya
- Kalimantan — 3 lokasi di Banjarbaru dan Banjarmasin
- Sulawesi — 8 lokasi meliputi Makassar, Gowa, dan Palu
- Bali dan Nusa Tenggara — 3 lokasi di Bali dan Kupang
- Maluku — 2 lokasi
- Papua — 1 lokasi
Komitmen Kualitas di Provinsi Kalimantan Utara
Sekolah Rakyat di Provinsi Kalimantan Utara dirancang untuk memenuhi standar nasional dengan tetap memperhatikan kondisi geografis dan budaya lokal. Seluruh fasilitas dibangun untuk memastikan peserta didik mendapatkan lingkungan belajar yang kondusif, aman, dan menginspirasi.